Dalam kesempatan tersebut, pimpinan Yayasan Darun Nizham, Tgk. H. Muslem HK (Abaty) juga turut menyampaikan bahwa Sejarah Aceh mengajarkan kita tentang peranan penting ulama dalam pendidikan dan pembentukan karakter umat. Salah satu alasan peluncuran ini adalah untuk menjaga anak-anak kita di masa depan agar tidak terjerumus ke dalam kesesatan. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa nilai-nilai agama dan keimanan tetap teguh dalam hati mereka.
Sebelum sambutannya, Tgk. H. Muslem HK (Abati) melaksanakan peusijuk kepada santriwati, asatidz, dan asatidzah pesantren. Kemudian dilanjutkan dengan sujud syukur bersama atas nikmat dan rahmat Allah SWT.
Sementara itu, perwakilan Cabdin Aceh Jaya, Tarmizi, menyampaikan dengan penuh harapan, “kita berharap bahwa sekolah swasta dapat berkembang menjadi sekolah mandiri di masa yang akan datang. Saya, bersama dengan seluruh jajaran di cabang dinas ini, dengan sepenuh hati mendukung langkah ini dan akan berusaha untuk mendapatkan rekomendasi yang diperlukan agar proses perizinan ini berjalan lancar.” Ujarnya.
Sekolah Islam Ramah Anak Berbasis Industri (SIRAMBI) adalah tonggak penting dalam mempersiapkan generasi industri di Aceh Jaya. Dr. Nurdin berharap keberhasilan ini dapat diikuti oleh sekolah-sekolah lain dan berdampak positif bagi pertumbuhan industri lokal.
Selain meresmikan launching 23 inovasi tersebut, Dr. Nurdin dan Abati beserta pejabat terkait melakukan penandatanganan MoU secara serentak terkait kerjasama sekolah islam merdeka belajar berbasis industri, pengembangan sumber daya manusia, pengolahan sumber daya alam dan pengembangan informasi teknologi yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti di lokasi SMPS Darun Nizham.






