Mustafa-Hanasri Usung Visi Misi Aceh Jaya Maju dan Mandiri, Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi dan Penguatan SDM

oleh -11744 Dilihat
oleh
Mustafa

3. Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM):
• Peningkatan kualitas pendidikan:
• Menerapkan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama dan budaya lokal, serta memperkenalkan keterampilan digital sejak dini untuk menghadapi tantangan era globalisasi.
• Menyediakan program pelatihan keterampilan untuk pemuda dan tenaga kerja agar lebih siap menghadapi persaingan di dunia kerja dan membuka lapangan pekerjaan baru.
• Meningkatkan kualitas tenaga pengajar melalui program sertifikasi, pelatihan, dan pendidikan lanjutan bagi guru dan dosen di Aceh Jaya.
• Pemberdayaan perempuan dan pemuda:
• Mendorong partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah dengan menyediakan akses yang lebih besar terhadap pendidikan, pelatihan kerja, dan usaha mikro.
• Membuka peluang bagi pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik melalui program-program kewirausahaan, kepemimpinan, dan beasiswa.
• Mengembangkan kegiatan olahraga dan seni budaya untuk membangun kreativitas dan daya saing generasi muda Aceh Jaya.

4. Penguatan Nilai-Nilai Keislaman dan Kebudayaan Lokal:
• Mendukung program-program keagamaan dan sosial:
• Mengembangkan pendidikan berbasis pesantren dan madrasah dengan memperbaiki fasilitas serta memberikan insentif bagi tenaga pengajar di lembaga-lembaga pendidikan Islam.
• Mendorong pelaksanaan syariat Islam secara kaffah (menyeluruh) dengan tetap menjaga toleransi antarumat beragama.
• Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan sosial, seperti pengajian rutin, zikir, serta gotong royong untuk memupuk kebersamaan dan nilai-nilai Islami.
• Pelestarian dan pengembangan budaya lokal:
• Melestarikan seni dan budaya Aceh, seperti tari tradisional, seni bela diri, dan bahasa lokal melalui program-program pendidikan budaya di sekolah dan komunitas.
• Membangun pusat kebudayaan daerah sebagai wadah pengembangan dan promosi kebudayaan lokal ke tingkat nasional dan internasional.

BACA JUGA :  Anggota DPRK Aceh jaya (Muhammad jamin partai Demokrat) bersama geucik gampong maree Silaturahmi Bersama Kazidam dan Sekda Aceh Jaya Bahas Pemindahan Jembatan Kartika ke Desa Maree

5. Pemerintahan yang Transparan, Bersih, dan Partisipatif:
• Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance):
• Mengimplementasikan sistem pemerintahan berbasis teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelayanan publik, terutama dalam bidang administrasi, perizinan, dan pengelolaan anggaran.
• Meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah melalui keterlibatan lembaga pengawas independen dan masyarakat.
• Mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan melalui forum-forum konsultasi publik, musyawarah desa, serta keterbukaan informasi publik.
• Pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan wewenang:
• Memperkuat kerjasama dengan lembaga antikorupsi dan penegak hukum untuk memastikan tidak adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pemerintahan daerah.
• Menegakkan sanksi tegas bagi aparatur pemerintahan yang terbukti melakukan korupsi, kolusi, atau nepotisme (KKN).
• Menyusun kebijakan etika dan kode perilaku bagi pejabat publik agar pemerintahan berjalan secara transparan dan bersih dari praktek korupsi.

No More Posts Available.

No more pages to load.