Bupati Aceh Jaya Resmi Lepas KKN UTU Angkatan XXV di Aceh Jaya

oleh -328 Dilihat
oleh

Calang, Berita Aceh Jaya — Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos., M.A.P., secara resmi melepas Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan XXV Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Aceh Barat, di halaman Kantor Bupati Aceh Jaya, Senin (5/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Safwandi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Teuku Umar atas komitmennya menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan program KKN secara berkelanjutan.

Menurut Safwandi, KKN tidak sekadar menjadi kegiatan akademik rutin, tetapi memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan sosial, memperkuat kapasitas desa, serta membentuk karakter kepemimpinan dan kepekaan sosial mahasiswa.

Ia menilai tema KKN Reguler Angkatan XXV Tahun 2026, “Transformasi Potensi Alam dan UMKM Menuju Aceh Jaya Sejahtera dan Berkelanjutan” dengan tagline “Dari Desa Bangkit, Menuju Aceh Jaya Hebat”, sangat relevan dengan tantangan serta arah pembangunan Kabupaten Aceh Jaya saat ini.

Safwandi menjelaskan, Aceh Jaya memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertanian, perikanan dan kelautan, kehutanan, pariwisata berbasis alam dan budaya, serta sumber daya desa yang kaya akan kearifan lokal. Potensi tersebut perlu dikelola secara produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi desa. Ia berharap mahasiswa KKN dapat berperan aktif dalam pendampingan UMKM, mulai dari perizinan usaha, inovasi produk, pengemasan, pencatatan usaha sederhana, hingga pemanfaatan pemasaran digital.

Selain pendampingan UMKM, mahasiswa KKN diharapkan mampu melakukan pemetaan potensi desa secara sistematis, mendorong pemanfaatan sumber daya alam yang ramah lingkungan, memperkuat kelembagaan desa, serta mentransfer pengetahuan dan teknologi tepat guna sesuai kebutuhan masyarakat.

“Mahasiswa harus menjunjung tinggi etika, adab, dan nilai-nilai kearifan lokal, menjaga nama baik almamater serta Kabupaten Aceh Jaya, dan menjadikan KKN sebagai ruang pembelajaran nyata dalam membangun kepemimpinan dan kepedulian sosial,” pesan Safwandi.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memandang Universitas Teuku Umar sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan model pemberdayaan desa yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain.

Dengan pelepasan tersebut, mahasiswa KKN Reguler Angkatan XXV Universitas Teuku Umar secara resmi diberangkatkan untuk melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Aceh Jaya yang sejahtera, mandiri, dan berkelanjutan.(Adv)