ISAJA Apresiasi Langkah Cepat Tim Gabungan, Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada terhadap Potensi Kembalinya “Kafe Vietnam”

oleh -312 Dilihat
oleh

Calang, Berita Aceh Jaya – Ikatan Santri Aceh Jaya (ISAJA) mengapresiasi langkah cepat Tim Gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, Imigrasi, dan Dinas Lingkungan Hidup yang turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti isu dugaan keberadaan Warga Negara Asing (WNA) asal Vietnam serta aktivitas penambangan emas ilegal di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Jaya.

Langkah sigap tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata aparat penegak hukum dan jajaran pemerintah dalam merespons keresahan publik yang sempat berkembang luas di tengah masyarakat, khususnya terkait isu WNA Vietnam dan praktik tambang emas ilegal yang ramai diperbincangkan di media sosial.

ISAJA menilai kehadiran langsung Tim Gabungan ke lokasi merupakan langkah tepat untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tim gabungan menyatakan tidak menemukan keberadaan WNA maupun aktivitas penambangan emas ilegal sebagaimana yang sebelumnya viral.

Namun demikian, ISAJA mencatat bahwa tidak ditemukannya WNA di lokasi saat pengecekan juga menunjukkan belum adanya laporan resmi, perizinan, maupun data awal terkait dugaan keberadaan WNA di wilayah tersebut. Di sisi lain, berdasarkan kesaksian sebagian masyarakat, sebelumnya pernah terdapat aktivitas mencurigakan yang diduga dilakukan secara ilegal. Hal ini, menurut ISAJA, menjadi catatan penting yang tidak boleh diabaikan begitu saja.

Atas dasar itu, ISAJA mengingatkan semua pihak agar tidak lengah. ISAJA mengajak masyarakat Aceh Jaya untuk tetap waspada, saling menjaga wilayah masing-masing, serta aktif melaporkan kepada pihak berwenang apabila di kemudian hari ditemukan indikasi aktivitas ilegal, termasuk potensi kembalinya aktivitas yang oleh masyarakat dikenal dengan sebutan “kafe Vietnam”.

“Apabila suatu saat hal tersebut benar-benar kembali terjadi, maka jangan salahkan masyarakat jika bereaksi. Ini menyangkut kedaulatan wilayah serta hak masyarakat atas tanah dan hasil buminya sendiri,” tegas ISAJA.

BACA JUGA :  Pemkab Aceh Jaya Raih Predikat Daerah Sangat Inovatif 2024

ISAJA juga menyerukan agar semangat perjuangan para leluhur Aceh terus dihidupkan dalam menjaga tanah dan kekayaan alam dari pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan secara melanggar hukum. ISAJA menegaskan bahwa sumber daya alam Aceh Jaya harus dikelola secara sah, adil, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat setempat, bukan dikuasai oleh pihak luar secara ilegal.

No More Posts Available.

No more pages to load.