TP PKK Aceh Jaya Perkuat Sinergi dengan Kementerian PPPA Cegah Kekerasan Anak

oleh -336 Dilihat
oleh

Jakarta, Berita Aceh Jaya — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Jaya, Ny. Desi Maulidar, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta, Kamis (15/1/2026), dalam rangka memperkuat sinergi pusat dan daerah guna meningkatkan upaya pencegahan serta penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Aceh Jaya.

Kunjungan tersebut dilatarbelakangi meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak di Aceh Jaya sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), tercatat sebanyak 13 kasus kekerasan terhadap anak, dengan sebagian besar merupakan kasus kekerasan seksual.

Ny. Desi Maulidar menegaskan, persoalan perlindungan anak membutuhkan perhatian serius dan penanganan komprehensif melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penguatan kebijakan, pendampingan korban, serta edukasi berkelanjutan hingga ke tingkat keluarga dan desa menjadi langkah penting yang harus dilakukan secara simultan.

“Kasus kekerasan terhadap anak merupakan alarm bagi kita semua. Keluarga memang menjadi benteng pertama perlindungan anak, namun negara juga wajib hadir melalui sistem perlindungan yang kuat, responsif, dan berkelanjutan,” ujar Desi Maulidar di sela pertemuan dengan jajaran Kementerian PPPA.

Dalam pertemuan tersebut, TP PKK Aceh Jaya mendorong terwujudnya sinergi program antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam peningkatan kapasitas kader PKK, penguatan peran UPTD PPA, serta perluasan jangkauan sosialisasi perlindungan anak hingga ke tingkat gampong.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dan nilai-nilai keagamaan sebagai upaya preventif. Kolaborasi dengan tokoh agama dan lembaga kemasyarakatan dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya dan dampak kekerasan terhadap anak.

“Kami berharap adanya dukungan program serta fasilitasi dari Kementerian PPPA, agar upaya pencegahan tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi benar-benar dirasakan langsung oleh keluarga dan anak-anak di desa,” katanya.

Ny. Desi Maulidar menambahkan, TP PKK Aceh Jaya akan terus mendorong peran aktif keluarga melalui pola komunikasi yang sehat serta pengasuhan yang aman, sehingga anak-anak memiliki ruang untuk tumbuh, berpendapat, dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dan Kementerian PPPA dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan layak bagi tumbuh kembang anak di Aceh Jaya. (Adv)