POJOK EKRAF dan SAPEUPAKAT: Inovasi Pemkab Aceh Jaya Dukung UMKM dan Efektifkan Pengelolaan Produk Hukum

oleh -347 Dilihat
oleh

Calang –beritaacehjaya.com– Pj. Bupati Aceh Jaya Dr. Nurdin, S.Sos., M.Si., meresmikan peluncuran dua inovasi layanan publik, yaitu POJOK EKRAF (Promosi dan Pelayanan Sertifikasi Produk Ekonomi Kreatif melalui Digitalisasi) dan SAPEUPAKAT (Sistem Administrasi Produk Hukum Elektronik Musyawarah Mufakat dan Rancangan Produk Hukum Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2023).

Peluncuran inovasi tersebut dilakukan di Aula DPMPKB Aceh Jaya, Rabu (06/09/2023). Hadir dalam acara tersebut Kadis Parekrafpora Aceh Jaya, Kadis Perindagkop Aceh Jaya, Kabag Hukum Setdakab Aceh Jaya, Perwakilan SKPK,  serta para pelaku UMKM di Aceh Jaya.

POJOK EKRAF merupakan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan promosi dan pelayanan sertifikasi produk ekonomi kreatif melalui digitalisasi. Inovasi ini menyediakan layanan pendaftaran dan konsultasi sertifikasi produk ekonomi kreatif secara online.

SAPEUPAKAT merupakan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan produk hukum di Aceh Jaya. Inovasi ini menyediakan sistem administrasi produk hukum elektronik yang terintegrasi.

Dr. Nurdin mengatakan bahwa inovasi tersebut merupakan upaya pemerintah Aceh Jaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia berharap inovasi tersebut dapat membantu pelaku UMKM di Aceh Jaya untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan daya saing produk-produk ekonomi kreatif Aceh Jaya.

“Inovasi POJOK EKRAF dan SAPEUPAKAT merupakan komitmen kami untuk memberikan pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat. Sebelumnya kita sudah memrogramkan mendorong setiap pejabat administrator atau eselon III itu satu inovasi dan inovasi tersebut akan difasilitasi oleh bappeda melalui kabid litbang,” ujarnya.

“Hari ini kita me-launching dua inovasi sekaligus yaitu sapeupakat, sistem untuk penjaringan aspirasi masyarakat berkaitan dengan produk hukum dan pojok ekraf, yaitu sebagai wadah untuk promosi dan memfasilitasi proses sertifikasi produk ekonomi kreatif. Supaya produk UMKM Aceh Jaya dapat terpublikasi dan tersertifikasi dengan memanfaatkan potensi digitalisasi..” Lanjut Dr. Nurdin.

BACA JUGA :  Peringatan Hardikda ke-64 di Aceh Jaya: Momentum Untuk Bergerak Maju