Pemkab Aceh Jaya Pastikan Program Pro Rakyat Jalan 2026

oleh -15 Dilihat
oleh

Aceh Jaya, Berita Aceh Jaya – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memastikan sejumlah program pro rakyat andalan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya, Safwandi–Muslem D, mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026 sebagai bentuk penunaian janji kampanye kepada masyarakat saat Pilkada 2024, hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Aceh Jaya, Teuku Khairullah, di Calang, Sabtu (24/1/2026).

Kepastian tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dalam mengembalikan dan melanjutkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan daerah yang baru.

Menurut Teuku Khairullah, realisasi program pro rakyat ini merupakan wujud nyata komitmen Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya dalam menunaikan janji politik kepada masyarakat. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Jaya secara berkelanjutan.

“Program ini merupakan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya untuk mengembalikan dan melanjutkan kebijakan pro rakyat yang sebelumnya sempat tidak berjalan maksimal,” ujar Khairullah.

Adapun sejumlah program unggulan yang akan dijalankan pada tahun 2026 meliputi Beasiswa Aceh Jaya Bangkit Bersama bagi siswa SD dan SMP, Aslureti, beasiswa santri dan bantuan biaya operasional dayah, serta bantuan pasca persalinan bagi keluarga kurang mampu.

Ia mengakui, dalam beberapa tahun terakhir sebagian program tersebut mengalami berbagai kendala sehingga manfaatnya belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Namun demikian, pada tahun anggaran 2026, seluruh program pro rakyat tersebut telah kembali masuk dalam dokumen perencanaan daerah dan akan direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Untuk tahun 2026, program-program ini sudah mulai direalisasikan kembali. Harapannya dapat membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Aceh Jaya,” tambahnya.

Diketahui, program pro rakyat tersebut pertama kali digagas pada masa kepemimpinan mantan Bupati Aceh Jaya, Azhar Abdurrahman, sejak tahun 2014. Dalam perjalanannya, implementasi sejumlah kebijakan tersebut dinilai belum berjalan optimal dalam beberapa tahun terakhir.

Kini, setelah pasangan Safwandi–Muslem D mendapat kepercayaan memimpin Kabupaten Aceh Jaya, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali program-program pro rakyat tersebut sebagai bagian dari agenda prioritas pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Adv)