Pemkab Aceh Jaya Gelar FGD Penyusunan Kajian Resiko Bencana

oleh -212 Dilihat
oleh
FGD Indeks Kesiapan Masyarakat

Calang, Berita Aceh Jaya – Penjabat Bupati Aceh Jaya Dr. Nurdin, S.Sos, M.Si, secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) Indeks Kesiapan Masyarakat dan Penyusunan Kajian Resiko Bencana (KRB) di Aula Lantai III Setdakab Aceh Jaya, Rabu (20/09/2023).

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Nurdin menekankan pentingnya upaya bersama dalam meningkatkan kesiapan masyarakat dan penanganan bencana di Aceh Jaya. Ia mengatakan bahwa Aceh Jaya merupakan daerah yang rawan bencana, baik bencana alam maupun non-alam. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari berbagai pihak untuk mengurangi risiko bencana.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan Lembaga penanggulangan bencana saja tapi perlu adanya dukungan lintas pelaku, dunia usaha dan masyarakat,” kata Pj. Bupati Nurdin.

Ia juga mengintruksikan kepada BPBK Aceh Jaya untuk fokus melakukan langkah-langkah penguatan indeks kesiapan masyarakat.

“Saya yakin indeks kita tidak baik-baik saja, berdasarkan sejumlah indikator-indikator yang ada. Termasuk jumlah relawan, fasilitas dan lain sebagainya,” tutur Pj. Bupati Nurdin.

Dr. Nurdin juga menekankan pentingnya mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi bencana karena sifat bencana yang sulit diprediksi. “Kita bisa mengurangi risiko dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana dengan mempersiapkan masyarakat,” tambahnya.

FGD tersebut diikuti oleh 50 peserta perwakilan dari SKPK di Lingkup Pemerintahan Aceh Jaya. Diskusi akan mencakup aspek-aspek penting seperti pemetaan resiko bencana, identifikasi daerah rawan, evaluasi kesiapan masyarakat, dan rencana mitigasi yang lebih baik.

Focus Group Discussion ini merupakan salah satu langkah awal dalam upaya menyusun indeks kesiapan masyarakat dan melakukan kajian resiko bencana yang komprehensif. Para peserta FGD terdiri dari berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah daerah, lembaga penelitian, LSM, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya yang memiliki peran dalam upaya penanggulangan bencana.

BACA JUGA :  Pemkab Aceh Jaya Fasilitasi Pemulangan Warga Eks Transmigrasi

Selama acara berlangsung, peserta FGD diharapkan dapat berbagi pengalaman, pengetahuan, dan ide-ide inovatif untuk memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana serta mengurangi dampak buruk yang mungkin timbul. Hasil dari FGD ini akan menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan program perlindungan bencana yang lebih baik.