ACEH JAYA – Warga Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya bersama DPRK Aceh Jaya segera melanjutkan pembangunan gerbang selamat datang di kawasan Geurutee, perbatasan Aceh Jaya dengan Kabupaten Aceh Besar, karena bangunan yang telah lama terbengkalai tersebut dinilai penting sebagai ikon daerah sekaligus penanda masuk ke wilayah Aceh Jaya dan kawasan barat-selatan Aceh.
Permintaan tersebut disampaikan oleh seorang warga Lamno yang akrab disapa Mujek, yang juga dikenal sebagai pemerhati Aceh Jaya. Ia menyoroti kondisi gerbang selamat datang di kawasan Geurutee yang hingga kini belum kunjung diselesaikan.
Menurut Mujek, bangunan tersebut telah lama terbengkalai dan belum mendapatkan perhatian serius untuk dilanjutkan pembangunannya, meskipun Kabupaten Aceh Jaya telah beberapa kali mengalami pergantian kepemimpinan.
“Gerbang yang berada di Geurutee, berbatasan dengan Kabupaten Aceh Besar, sudah lama menjadi bangunan terbengkalai. Sudah beberapa kali berganti bupati, tetapi belum ada perhatian serius terhadap kelanjutan gerbang tersebut,” ujar Mujek.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya di bawah kepemimpinan saat ini bersama DPRK Aceh Jaya dapat memberikan perhatian serius dan segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan pembangunan gerbang tersebut.
Mujek menilai keberadaan gerbang selamat datang di Geurutee memiliki arti penting bagi Aceh Jaya. Selain sebagai penanda wilayah, keberadaan gerbang tersebut juga dapat menjadi salah satu ikon dan representasi daerah, mengingat kawasan Geurutee merupakan salah satu pintu masuk menuju wilayah barat dan selatan Aceh.
“Kami meminta kepada Bapak Bupati dan DPRK Aceh Jaya agar serius menindaklanjuti pembangunan gerbang selamat datang ini. Gerbang dan kawasan Geurutee merupakan salah satu jati diri atau ikon Aceh Jaya, sekaligus menjadi pintu gerbang memasuki wilayah barat dan selatan,” katanya.
Ia berharap pembangunan gerbang tersebut segera dilanjutkan dan diselesaikan sehingga kawasan perbatasan Aceh Jaya dapat terlihat lebih tertata dan indah, sekaligus memberikan kesan yang baik bagi masyarakat maupun para pengguna jalan yang memasuki wilayah Aceh Jaya.
“Kami berharap segera ditindaklanjuti demi keindahan dan kemajuan Aceh Jaya yang kita cintai,” pungkas Mujek.
